iPad Air 2 Berlapis Emas Sudah Dipasarkan Dengan Harga Rp 15 Jutaan

iPad Air 2 Berlapis Emas Sudah Dipasarkan Dengan Harga Rp 15 Jutaan

Bagi sebagian orang, iPad Air 2 merupakan barang ekslusif. Dengan bodi tipis, dan merupakan perangkat iDevice pertama yang memiliki kapaitas RAM 2GB harganya masih jauh dari kata terjangkau.  Apalagi jika iPad Air 2 yang berlapis emas 24K.

Penjual perhiasan asal Vietnam Karalux memasarkan iPad Air 2 versi 64GB slab berlapis emas seharga  1.315 dolar AS atau sekitr Rp15 jutaan. Atau lebih mahal sekitar Rp7 jutaan dari versi aslinya.

Untuk model 16GB dan 128GB model juga tersedia, dengan banderol 1.174 dolar AS dan 1.644 dolar As untuk versi 128 GB. Dan ada hadiah khusus bagi pembeli  iPad berlapis emas ini sebelum akhir bulan, satu buah pin dasi atau pemantik Zippo yang juga berlapis emas.

Selain iPad Air 2, Karalux juga menawarkan iPad 3 mini berlapis emas plus ada juga BlackBerry Passport. Tertarik? (*)

Sumber

iPhone 7 Akan Punya Layar Lebih Besar dan Anti Bengkok

iPhone 7 Akan Punya Layar Lebih Besar dan Anti Bengkok

Dengan layar seluas 5,5 inch, iPhone 6 Plus sejatinya sudah punya ukuran yang cukup besar. Namun isu soal penerusnya telah mengemuka dan ponsel yang diduga punya nama iPhone 7 itu bakal punya ukuran layar lebih besar tapi anti bengkok.

Yang namanya isu memang tak bisa dipercaya sepenuhnya, tapi saat bicara soal iPhone tentu menarik diikuti. Selain dibilang punya ukuran layar lebih besar dari iPhone Plus, iPhone 7 konon akan menggunakan prosesor Apple A8 yang saat ini terbenam pada iPad Air 2. Namun bukan triple core, melainkan meningkat jadi quad core.

Informasi menarik lainnya adalah soal penggunaan material bodinya. iPhone 7 isunya akan menggunakan bahan berbasis liquid metal. Material ini diklaim lebih kuat dari bahan metal yang digunakan oleh iPhone 6 sehingga diyakini anti bengkok, meski dengan ukuran layar lebih lebar.

Beralih ke bagian layar, isu disematkannya material safir juga kembali muncul pada spekulasi tentang iPhone 7.

Sementara itu peningkatan juga hadir di sektor storage dan kamera. Bila iPhone 6 mentok di kapasitas 128 GB, maka iPhone 7 disebut-sebut bakal punya kapasitas memori internal sampai 256 GB. Sedangkan kemampuan kameranya meningkat jadi 14 MP.

Dikutip dari Phone Arena, iPhone 7 juga dikatakan punya fitur proyektor built-in seperti yang telah hadir di ponsel Galaxy Beam. Jadi pengguna bakal bisa memancarkan isi layar ponselnya ke permukaan dinding.

Seperti seri-seri iPhone sebelumnya, iPhone 7 juga diduga akan diumumkan oleh Apple sekitar kuartal III di tahun 2015. Adapun mengenai harganya, dikatakan banderolnya bakal lebih mahal dari iPhone 6 saat ini.

sumber

300 Korban iPhone 6 Bengkok Disebar ke YouTube

Kedua kombinasi iPhone 6 Plus dan iPhone 6 jadi perangkat andalan teranyar Apple dalam berkompetisi di pasar smartphone global. Kedua perangkat itu memiliki desain tipis dengan ukuran layar besar sebagai keunggulannya, tapi hal tersebut ternyata juga jadi celah kekurangannya.

Laporan smartphone buatan Apple yang mudah bengkok ramai di internet dan diulas oleh berbagai pihak. Bahkan, kasus itu muncul dengan kode #bendgate yang membuat perangkat andalan perusahaan teknologi paling berharga itu memperoleh ulasan kurang bagus.

Pihak Apple mengaku bahwa kasus bendgate hanya menimpa 9 unit dari jumlah keseluruhan iPhone 6 yang dijual. Akan tetapi, sebuah video yang memperlihatkan rangkaian ponsel iPhone 6 dan iPhone 6 Plus yang bengkok muncul dan membuktikan pernyataan Apple itu tak sepenuhnya benar.

Dalam video yang diunggah ke situs berbagi video, YouTube itu tampak berbagai korban yang mengalami kasus "bendgate". Seperti dilansir BGR, kasus iPhone 6 dan iPhone 6 Plus yang bengkok atau melengkung itu telah menimpa sekitar 300 handset yang terdapat dalam video.

Video kompilasi yang dibuat situs bernama 'One of the Nine' tersebut bertujuan mengekspos kekurangan iPhone teranyar yang ditengarai sebagai dampak desain tipis yang ada di handset. Apple sendiri masih belum mengeluarkan tanggapan soal kemunculan fakta terbaru soal produknya.

Sebenarnya, kasus kekurangan di iPhone pernah terjadi juga pada iPhone 4 yang kemudian populer dengan kasus 'antennagate'. Kasus itu cukup mencuri perhatian banyak media dan kalangan yang kemudian memaksa Steve Jobs sebagai bos Apple  turun tangan memberikan penjelasan soal kecacatan produknya.

Kasus yang ramai karena pengaduan pengguna iPhone 4 yang sering mengalami dropcall ini kemudian menghilang setelah Apple memperbaiki antena yang dipasang di iPhone 4 khusus untuk Verizon dan iPhone 4S sebagai generasi penerusnya.

https://www.youtube.com/watch?v=QwACxFrl5-E

Pengguna Apple Terancam Serangan Virus Malware


Sebuah perusahaan keamanan Palo Alto Networks (PAN) menemukan adanya serangan malware yang mengancam para pengguna Apple. Meski berbahaya virus ini terlihat tidak terlalu canggih.

Dilansir melalui Telegraph, Kamis 6 November 2014, perusahaan berbasis di California ini mengatakan, sekumpulan malware ini menyerang sistem operasi besutan Apple, baik iOS maupun OS X. Artinya, siapapun bisa terserang, baik penguna iPhone, iPad, maupun Mac.

Malware itu, disebut PAN, sebagai WireLurker. Ini dianggap sebagai malware pertama yang bisa menginfeksi aplikasi berbasis iOS, meski polanya hampir sama dengan apa yang dilakukan oleh virus tradisional.

Tidak hanya itu. Program itu juga mampu menginstal aplikasi yang tidak diinginkan di perangkat iOS. Bahkan itu juga bisa menyerang iOS melalui platform USB.

“WireLurker tidak seperti malware yang pernah kita lihat di iOS Apple maupun OS X. Mudah dideteksi namun caranya mengeksploitasi platform Apple cukup rumit,” kata Direktur Palo Alto Networks, Ryan Olson.

Belakangan, sistem operasi Apple cukup rentan kemasukan virus dan malware berbahaya. Bahkan potensinya lebih mudah ketimbang rivalnya, Microsoft Windows. Diprediksi, hal ini dikarenakan sofware terbuka yang diadopsi Apple untuk pihak ketiga.

Paparan virus dan malware yang semakin marak terhadap Apple ternyata telah diprediksi oleh pakar yang juga produsen antivirus, Eugene Kaspersky. Pria yang telah membuat sistem proteksi untuk 300 juta pengguna di seluruh dunia itu, tahun lalu, telah meramalkan jika Apple akan kebanjiran isu malware tahun ini.

“Hal yang paling membahayakan, yang saya takutkan, adalah iPhone. Kemungkinannya sangat kecil karena memang sangat sulit untuk mengembangkan malware di iPhone. Pasalnya, mereka memiliki sistem tertutup di iPhone dan tidak diperuntukkan bagi programer luar,” kata Kaspersky kala itu.

Namun begitu, kata dia, semua sistem memiliki kelemahan. Jika terjadi, dalam skenario terburuk, jutaan perangkat (iPhone) tersebut terinfeksi, maka tidak akan ada antivirusnya.

“Sulit membuat antivirus bagi perangkat dengan sistem tertutup. Perusahaan antivirus tidak memiliki hak untuk mengembangkan keamanannya,” kat dia.

PAN telah memberikan petunjuk untuk melakukan pengamanan di perangkat iPhone. Metode pengamanan itu dipublikasikan di situs resminya. Ini bertujuan agar para pengguna iPhone bisa aware dengan risiko yang dihadapi dan mengambil langkah proteksi dengan cepat.
Sayangnya, Apple belum mengkonfirmasi akan isu malware ini.

Uji Grafis iPad Air 2 vs Kompetitor, Siapa Juaranya!!?

Peningkatan performa grafis ternyata juga menjadi perhatian utama Apple di iPad Air 2. Terbukti dalam sebuah benchmark tablet anyar Apple itu berhasil mengimbangi grafis Nvidia yang terbenam dalam prosesor Tegra K1.

Pengujian dilakukan menggunakan aplikasi benchmark GFXBench 2.7 T-Rex dan 3.0 Manhattan. Kedua tes dilakukan pada resolusi 1080 pixel dalam kondisi onscreen dan offscreen.

Pada pengujian kondisi offscreen, iPad Air 2 berhasil meraih skor sebesar 72 poin pada pengujian GFXBench 2.7 T-Rex dan 32,7 poin pada pengujian GFXBench 3.0 Manhattan.

Sedangkan grafis berbasis core Keppler yang terbenam di Tegra K1 berada dibelakangnya dengan raihan 65 poin dan 31 poin. Adapun perangkat yang mewakili Tegra K1 adalah Nvidia Shield.


Namun hasil sebaliknya diperoleh iPad Air 2 saat diuji dalam kondisi onscreen. Kali ini Tegra K1 berjaya di kedua tes dengan angka 54,2 poin dan 27,6 poin. Sementara iPad Air 2 harus rela berada di belakangnya dengan torehan senilai 53 poin dan 32,7 poin.

Meski kalah di pengujian onscreen, performa grafis iPad Air 2 boleh dibilang memang tak main-main karena selisih poinnya hanya sedikit. Padahal chip grafis Keppler yang ada diusung prosesor Tegra K1 memiliki 192 core di dalamnya.

Namun Nvidia masih punya senjata lain yakni Tegra K1 versi 64 bit yang dimiliki Nexus 9. Prosesor itu disebut-sebut lebih tinggi lagi performanya, termasuk sisi grafisnya. Jadi mungkin iPad Air 2 bakal sedikit kewalahan bila menghadapinya, namun itu masih harus dibuktikan.